Aplikasi Prinsip Kesetimbangan Kimia dalam Industri

Banyak proses industri zat kimia yang didasarkan pada reaksi kesetimbangan. Agar efesien, kondisi reaksi haruslah diusahakan sedemikian sehingga menggeser kesetimbangan ke arah produk dan meminimalkan reaksi balik. Misalnya:
1. Pembuatan Amonia menurut proses Haber-Bosch
Nitrogen terdapat melimpah di udara, yaitu sekitar 78% volume. Walaupun demikian, senyawa nitrogen tidak terdapat banyak di alam. Satu-satunya sumber alam yang penting ialah NaNO3 yang disebut Sendawa Chili. Sementara itu, kebutuhan senyawa nitrogen semakin banyak, misalnya untuk industri pupuk, dan bahan peledak. Oleh karena itu, proses sintesis senyawa nitrogen, fiksasi nitrogen buatan, merupakan proses industri yang sangat penting. Metode yang utama adalah mereaksikan nitrogen dengan hidrogen membentuk amonia. Selanjutnya amonia dapat diubah menjadi senyawa nitrogen lain seperti asam nitrat dan garam nitrat.
Dasar teori pembuatan amonia dari nitrogen dan hidrogen ditemukan oleh Fritz Haber (1908), seorang ahli kimia dari Jerman. Sedangkan proses industri pembuatan amonia untuk produksi secara besar-besaran ditemukan oleh Carl Bosch, seorang insinyur kimia
juga dari Jerman.

Berdasarkan prinsip kesetimbangan kondisi yang menguntungkan untuk ketuntasan reaksi ke kanan (pembentukan NH3) adalah suhu rendah dan tekanan tinggi. Akan tetapi, reaksi
tersebut berlangsung sangat lambat pada suhu rendah, bahkan pada suhu 500oC sekalipun. Dipihak lain, karena reaksi ke kanan eksoterm, penambahan suhu akan mengurangi rendemen.

Dewasa ini, seiring dengan kemajuan teknologi, digunakan tekanan yang jauh lebih besar, bahkan mencapai 700 atm. Untuk mengurangi reaksi balik, maka amonia yang terbentuk segera dipisahkan.
Mula-mula campuran gas nitrogen dan hidrogen dikompresi (dimampatkan) hingga mencapai tekanan yang diinginkan. Kemudian campuran gas dipanaskan dalam suatu ruangan yang bersama katalisator sehingga terbentuk amonia.
Diagram alur dari proses Haber-bosch untuk sintesis amonia
diberikan pada Gambar 10.

2. Pembuatan Asam Sulfat Menurut Proses Kontak
Industri lainnya yang berdasarkan reaksi kesetimbangan yaitu pembuatan asam sulfat yang dikenal dengan proses kontak. Reaksi yang terjadi dapat diringkas sebagai berikut ;

Tahap penting dalam proses ini adalah reaksi (2). Reaksi ini merupakan reaksi kesetimbangan dan eksoterm. Sama seperti pada sintesis amonia, reaksi ini hanya berlangsung baik pada suhu tinggi. Akan tetapi pada suhu tinggi justru kesetimbangan bergeser ke kiri.

Dalam industri kimia, jika campuran reaksi kesetimbangan mencapai kesetimbangan maka produk reaksi tidak bertambah lagi. Akan tetapi produk reaksinya diambil atau disisihkan, maka akan menghasilkan lagi produk reaksi.

Amonia yang terbentuk dipisahkan dari campuran kesetimbangan dengan cara pencarian dari gas nitrogen di daur ulang ke wadah reaksi untuk menghasilkan produk reaksi.
Banyak proses alamiah dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan perubahan konsentrasi pada sistem kesetimbangan. pH darah dan jaringan badan kira-kira 7,4 . Harga ini diatur dalam darah berada dalam kesetimbangan dengan ion hidrogen karbonat dan ion hidrogen.

Jika konsentrasi ion hidrogen bertambah, ion-ion ini bereaksi dengan ion hidrogen karbonat. Jika konsentrasi ion hidrogen terlampau rendah, asam karbonat bereaksi menghasilkan hidrogen. Oksigen diangkut dari paru-paru ke sel badan oleh haemoglobin dalam sel darah merah. Dalam paru-paru, konsentrasi oksigen cukup tinggi dan haemoglobin bereaksi dengan oksigen membentuk oksihemoglobin. Reaksi ini dapat ditulis,

Dalam jaringan tubuh, konsentrasi oksigen rendah, sehingga reaksi sebaliknya yang terjadi, yaitu menghasilkan oksigen untuk digunakan dalam sel tubuh.
Ketika oksigen diangkut dari paru-paru ke jaringan tubuh, karbon dioksida yang dihasilkan oleh respirasi sel angkut dari jaringan tubuh ke paru-paru.
Dalam jaringan tubuh karbon dioksida yang konsentrasinya relatif tinggi melarut dalam darah bereaksi dengan air membentuk asam karbonat.

Dalam paru-paru di mana konsentrasi karbon dioksida relatif rendah, reaksi sebaliknya yang terjadi dan karbon dikeluarkan dari darah ke udara.

Jika air tanah mengalir melalui daerah berkapur, maka batu kapur melarut. Jika air berjumpa dengan udara yang mengandung sedikit karbondioksida maka karbon dioksida akan dilepaskan dari larutan ke udara, sehingga kalsium karbonat mengendap.

  • 17. 1. Perubahan Konsentrasi Reaksi : A + B C Bila A ditambah artinya konsentrasinya diperbesar, sehingga “jika diberi, dia akan memberi” maka terjadi pergeseran ke kanan sehingga C banyak. Bila B diambil (dipisah) artinya memperkecil konsentrasi B sehingga “jika diambil , dia akan mengambil” maka reaksi bergeser ke kiri sehingga C berkurang.
  • 18. Lanjutan 1. Jika salah satu zat konsentrasinya diperbesar (ditambah), maka reaksi bergeser dari arah zat tersebut. Jika salah satu zat konsentrasinya diperkecil (dikurangi), maka reaksi akan bergeser ke arah zat tersebut.
  • 19. 2. Perubahan Suhu Jika suhu dinaikkan (menambah atau memberikan kalor) maka reaksi akan bergeser ke arah kiri yaitu arah reaksi yang endoterm (membutuhkan). Jika suhu diturunkan(kalor dikurangi), maka reaksi akan bergeser ke arah kanan yaitu arah reaksi yang eksoterm(mengeluarkan). Misal : 2 NH3 N2 + 3 H2 Δ H = +92 Kj Jika suhu dinaikkan reaksi bergeser ke kanan (NH3 banyak terurai), jika suhu diturunkan akan bergeser ke kiri.
  • 20. 3. Perubahan tekanan Perubahan tekanan hanya berpengaruh untuk gas. Fase padat dan cair pengaruh tekanan diabaikan. Sesuai hukum Boyle maka : Jika tekanan diperbesar (volume diperkecil) maka reaksi bergeser ke arah jumlah mol gas yang terkecil. Jika tekanan diperkecil (volume diperbesar) maka reaksi bergeser ke arah jumlah mol gas yang terbesar. Karena koefisien reaksi menyatakan perbandingan mol ,maka cukup memperhatikan jumlah koefisien gas pada masing-masing ruas.
  • 21. 4. Peranan Katalisator Katalisator adalah zat yang dapat mempercepat reaksi tapi tidak ikut bereaksi. Sesuai dengan fungsinya mempercepat reaksi maka akan mempercepar tercapainya proses kesetimbangan, dengan cara mempercepat reaksi maju dan reaksi balik sama besar. Fungsi katalisator pada awal reaksi (sebelum kesetimbangan tercapai). Jika kecepatan reaksi maju = kecepatan reaksi balik maka katalis berhenti berfungsi.
  • 22. D. Hukum Kesetimbangan Ketentukan yang harus diperhatikan : Jangan menggunakan hukum aksi massa sebelum menghitung konsentrasi masing-masing zat pada kesetimbangan. Konsentrasi zat selalu dalam satuan molar (mol / lt) sehingga jangan lupa perhatikan volume. Zat ruas kiri berlaku hubungan : zat pada saat setimbang = zat mula=mula – zat yang terurai .
  • 23. Lanjutan D Zat ruas kanan berlaku hubungan : zat pada saat setimbangan = zat yang terbentuk dari zat ruas kiri yang terurai. Koefisien reaksi kesetimbangan menyatakan perbandingan mol zat ruas kiri yang terurai serta mol zat ruas kanan yang terbentuk pada saat setimbang.
  • 24. Cara penyelesaian praktis soal kesetimbangan mA + nB pC + qD Mula mula : e f Terurai : g h Setimbang : i j k l Keterangan : e = mol A mula-mula f= mol B mula-mula g = mol A yang terurai h= mol B yang terurai i= mol A pada kesetimbangan = e – g j= mol B pada kesetimbangan = f – h k = mol C pada kesetimbangan = (C yang terbentuk) l = mol D pada kesetimbangan = (D yang terbentuk)
  • 25. Lanjutan cara penyelesaian soal: Karena C dan D yang dihasilkan berasal dari A dan B yang terurai, maka harga g, h, k, l harus sesuai dengan perbandingan koefisien. g : h : k : l = m : n : p : q ini dinamakan hubungan tanda panah bengkok yang disebut angka jalur koefisien.
  • 26. Lanjutan cara penyelesaian soal: Urutan penyelesaian soal : Masukkan mol yang tercantum di soal dalam tabel. Lengkapi angka jalur keofisien, berdasarkan perbandingan koefisien. Lengkapi mol pada kesetimbangan (baris paling bawah tabel) Mol pada kesetimbangan masing-masing dibagi dengan volume untuk memperoleh konsentrasi masing-masing zat (mol/lt) Gunakan rumus tetapan kesetimbangan (K).
  • 27. E. Sistem Kesetimbangan Dalam Industri Proses Haber – Bosch : Merupakan proses yang sangat penting dalam industri kimia karena amoniak merupakan bahan utama dalam pembuatan berbagai barang misal : pupuk urea, asam nitrat, dan senyawa nitrogen. Bisa dipakai sebagai pelarut karena kepolaran amoniak cair hampir menyamai kepolaran air.
  • 28. Proses Kontak : Adalah proses pembuatan asam sulfat secara besar-besaran. Digunakan untuk pembuatan pupuk amonium sulfat, pada proses pemurnian minyak tanah, pada industri baja untuk menghilangkan karat besi sebelum bajanya dilapisi timah atau seng, pada pembuatan zat warna, obat-obatan, pada proses pemurnian logam dengan cara elektrolisa, pada industri tekstil dll.
  • 29. Pada proses kontak bahan yang dipakai adalah belerang murni yang dibakar di udara : S + O2 SO 2 SO 2 yang terbentuk dioksidasi di udara dengan memakai katalisator : 2 SO 2 + O 2 2SO 3 + 45 kkal Katalis yang dipakai adalah vanadium penta-oksida (V 2 O 5 ). Makin rendah suhunya maka makin banyak SO 3 yang dihasilkan, tapi reaksi yang berjalan lambat .
  • 30. Dengan memperhitungkan faktor waktu dan hasil dipilih suhu 400 o C dengan hasil kurang lebih 98%. Karena SO 3 sukar larut dalam air maka dilarutkan H 2 SO 4 pekat. SO 3 + H 2 SO 4 H 2 S 2 O 7 (asam pirosulfat) H 2 S 2 O 7 + H 2 O 2 H 2 SO 4
  • 31. Contoh soal : 0,1 mol HI dimasukkan dalam tabung 1 lt dan terurai sesuai reaksi : 2HI H 2 + I 2 . Jika I 2 yang terbentuk adalah 0,02 mol, berapa harga K? 2. Tetapan kesetimbangan untuk reaksi : A + 2B AB 2 adalah 0,25. Berapa jumlah mol A yang harus dicampurkan pada 4 mol B dalam volume 5 lt agar menghasilkan 1 mol AB2.
  • 32. Jawaban no 1.
  • 33. Jawaban no.2 Misal mol A mula-mula = x mol A + 2B AB2 Mula-mula : x 4 Terurai : 1 2 Setimbang : x-1 4-2 = 2 1 [AB2] = mol / lt = 1 / 5 lt = 1/5 [A] = mol / lt = x-1 / 5 lt = (x-1)/5 [2B] = mol / lt = 2 / 5 lt = 2/5 K = [AB2] ¼ = 1/5 x = 26 [A] [B] 2 (x-1)/5 (2/5) 2
  • 34. Soal-soal : Tetapan kesetimbangan untuk reaksi : 2HBr H 2 + Br 2 adalah ½ . Hitunglah mol H 2 yang dihasilkan jika 2 mol HBr dimasukkan dalam tabung 2 liter. 1 mol A dan 1 mol B direaksikan dalam tabung 1 liter, sesuai dengan reaksi A + B C + D ternyata pada saat setimbang diperoleh 0,33 mol A. Berapa harga K?
  • 35. Soal-soal : Tetapan kesetimbangan CO + H 2 O CO 2 + H 2 adalah 0,1. Berapa jumlah mol CO yang harus dicampurkan pada 3 mol H 2 O dalam volume 1 liter agar menghasilkan 2 mol H 2 . Sebutkan contoh peristiwa kesetimbangan kimia dalam kehidupan sehari- hari!. Mengapa asap rokok berbahaya ?
  • 36. Kesimpulan : Reaksi HCl + NaOH NaCl + H2O berlangsung sempurna dari kiri ke kanan. NaCl dan H2O yang terbentuk tidak dapat bereaksi kembali untuk menghasilkan HCl dan NaOH. Ini dinamakan reaksi berkesudahan atau irreversibl e (tidak dapat balik lagi) yaitu suatu reaksi dinama zat di ruas kanan tidak dapat bereaksi kembali untuk membentuk zat diruas kiri.
  • 37. Reaksi N 2 + 3H 2 2NH 3 akan terurai kembali menjadi 2NH 3 N 2 + 3H 2 ini dinamakan reaksi kesetimbangan atau reaksi reversible (dapat balik) yaitu reaksi dimana zat –zat diruas kanan dapat bereaksi atau terurai kembali membentuk zat di ruas kiri. Reaksi ke arah kanan disebut reaksi maju dan ke ruas kiri disebut reaksi balik.

Oleh TIRTA LUDI FERARI 110147007:

Oleh TIRTA LUDI FERARI 110147007 SISTEM TRANSPORTASI

 

PowerPoint Presentation:

Pengertian Sistem Transportasi . Transportasi Pada Tumbuhan . Transportasi Pada Hewan . SISTEM TRANSPORTASI

 

PowerPoint Presentation:

Pengertian Sistem Transportasi Transportasi adalah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan ke seluruh tubuh dan pengambilan zat-zat yang tidak diperlukan untuk dikeluarkan dari tubuh .

 

PowerPoint Presentation:

Transportasi Pada Tumbuhan Transportasi tumbuhan adalah proses pengambilan dan pengeluaran zat-zat ke seluruh bagian tubuh tumbuhan . Gambar sistem transportasi pada tumbuhan .

 

PowerPoint Presentation:

Pada tumbuhan tingkat rendah penyerapan air dan zat hara yang terlarut di dalamnya dilakukan melalui seluruh bagian tubuh tumbuhan . Contoh : ganggang Pada tumbuhan tingkat tinggi proses pengangkutan dilakukan pembuluh pengangkut yang terdiri dari xylem dan phloem. Contoh : spermatophyta . Tumbuhan memperoleh bahan untuk hidup dari lingkungan berupa O 2, CO 2 , air dan unsur hara . Zat diserap dalam bentuk larutan ion kecuali , gas O 2 dan CO 2 . Mekanisme proses penyerapan dapat belangsung karena adanya proses imbibisi , difusi , osmosis dan transpor aktif .

 

PowerPoint Presentation:

Pengangkutan Zat Melalui Xylem Pengangkutan vaskuler Pengangkutan Zat Pada tumbuhan Pengangkutan ekstravaskuler

 

PowerPoint Presentation:

Pengangkutan vaskuler ( intravaskuler ) : pengangkutan melalui berkas pembuluh pengangkut . Pengangkutan ekstravaskuler : pengangkutan air dan garam mineral di luar berkas pembuluh pengangkut . Pengangkutan ini berjalan dari sel ke sel dan dengan arah horisontal . Skema pengangkutan di dalam akar melalui : bulu akar epidermis korteks endodermis xylem

 

Pengangkutan Ekstravaskuler Dibedakan::

Pengangkutan Ekstravaskuler Dibedakan : – Transportasi lintasan apoplas : menyusupnya air tanah secara bebas atau transpor pasif melalui semua bagian tak hidup dari tumbuhan ( dinding sel dan ruang antar sel ) – Transportasi lintasan simplas : bergeraknya air dan garam mineral melalui bagian hidup dari sel tumbuhan ( sitoplasma dan vakoula ).

 

PowerPoint Presentation:

Komponen utama penyusun Xylem Elemen pembuluh trakea dan trakeid sel-sel yang mati karena tidak mempunyai sitoplasma dan hanya mempunyai dinding sel. Sel parenkim ( parenkim kayu ) sel hidup yang berfungsi untuk menyimpan banyak makanan . Serabut kayu serabut kayu berfungsi sebagai penguat ( penyokong ).

 

PowerPoint Presentation:

Proses pengangkutan air dan zat-zat terlarut dari akar sampai ke daun dipengaruhi oleh : Daya kapilaritas Daya tekan akar Daya hisap daun Pengaruh sel-sel yang hidup

 

PowerPoint Presentation:

Pengangkutan Melalui Phloem Air dan zat terlarut yang diserap akar diangkut menuju daun akan dipergunakan sebagai bahan fotosintesis yang hasilnya berupa zat gula / amilum / pati . Pengangkutan hasil fotosintesis berupa larutan melalui phloem secara vaskuler ke seluruh bagian tubuh disebut translokasi .

 

PowerPoint Presentation:

Beberapa tumbuhan menyimpan hasil fotosintesis pada akarnya atau batangnya . Pada umumnya jaringan phloem tersusun oleh 4 komponen , yaitu : – buluh tapis – sel pengiring – parenkim phloem – serabut-serabut

 

PowerPoint Presentation:

Transportasi Pada Hewan Sistem transportasi pada hewan dibedakan menjadi 3, yaitu : Sistem difusi : terjadi pada avertebrata tingkat rendah seperti amoeba, paramecium maupun hydra belum mempunyai sistem sirkulasi berupa jantung dengan salurannya yang merupakan jalan untuk peredaran zat makanan . Zat makanan umumnya beredar keseluruh tubuh karena adanya aliran protoplasma . Sistem peredaran darah terbuka : jika dalam peredarannya darah tidak selalu berada dalam pembuluh . Misal : Arthropoda Sistem peredaran tertutup : jika dalam peredarannya darah selalu berada dalam pembuluh . Misal : Annelida, Mollusca, Vertebrata.

 

PowerPoint Presentation:

Transportasi Pada Hewan Avertebrata Protozoa Air yang mengandung makanan dan oksigen yang dibutuhkan oleh Protozoa mengalir melalui seluruh permukaan tubuh secara difusi . Gambar Protozoa.

 

PowerPoint Presentation:

Porifera Belum memiliki sistem sirkulasi khusus , tubuhnya terdiri atas dua lapisan sel , lapisan dalam terdiri atas sel-sel yang disebut koanosit . Koanosit berfungsi menangkap makanan secara fagosit yang selanjutnya disebarkan ke seluruh tubuh oleh amoebosit . Gambar porifera

 

PowerPoint Presentation:

Coelenterata Coelenterata tidak memiliki alat transportasi khusus . Makanan dan oksigen diedarkan oleh sel-sel melalui difusi , osmosis dan transport aktif . Misalnya pada Hydra , dinding sebelah dalam dari tubuh Hydra berfungsi juga sebagai pencerna dan sebagai alat sirkulasi . Gambar coelenterata .

 

PowerPoint Presentation:

Platyhelminthes Sel mesenkim berfungsi membantu makanan yang telah dicernakan . Makanan yang tidak dicerna dikeluarkan melalui mulut , misalnya pada Planaria yang menggunakan sistem gastrovaskuler yang bercabang-cabang . Sistem gastrovaskuler adalah saluran pencernaan yang juga berfungsi sebagai alat sirkulasi . Sistem gastrovskuler yang bercabang-cabang membuat permukaan saluran pencernaan menjadi luas dan lebih efisien untuk menyerap dan mengedarkan zat makanan ke seluruh tubuh . Gambar platyhelminthes .

 

PowerPoint Presentation:

Nemathelminthes Saluran peredaran darah tidak ada , tetapi cacing ini mempunyai cairan yang fungsinya menyerupai darah . Pada Nelmaheminthes menggunakan pseudocoelom . Gambar nemathelminthes

 

PowerPoint Presentation:

Annelida Memiliki sistem peredaran darah tertutup , yang terdiri dari pembuluh darah dorsal, pembuluh darah ventral dan lima pasang lengkung aorta yang berfungsi sebagai jantung . Misal pada cacing tanah . Arah aliran darah : Lengkung aorta pembuluh ventral kapiler ( seluruh jaringan tubuh ) pembuluh dorsal lengkung aorta ( pembuluh jantung ) Gambar annelida

 

PowerPoint Presentation:

Mollusca Memiliki sistem peredaran darah terbuka. Pada jantung sudah terdapat atrium (serambi) dan ventrikel (bilik) serta terdapat pembuluh darah vena dan arteri, misal pada keong (Pila globosa). Gambar mollusca

 

PowerPoint Presentation:

Arthropoda Memiliki sistem peredaran darah terbuka. Organ peredaran terdiri dari jantung dan a rteri, belum memiliki bilik. Jantung disebut jantung pembuluh yang terdiri dari sebuah kantong otot pada tiap ruas yang memiliki sepasang lubang yang dinamakan ostium. Darah dan cairan tubuhnya disebut hemolimfa. Hemolimfa tidak mengandung hemoglobin sehingga tidak mengikat oksigen dan darah tidak berwarna merah. Arah aliran darah : Bila jantung p embuluh berdenyut maka hemolimfa mengalir melalui arteri r ongga tubuh jaringan tubuh tanpa melalui kapiler jantung pembuluh melalui ostium. Gambar arthropoda .

 

PowerPoint Presentation:

Echinodermata Echinodermata tidak memiliki sistem peredaran darah tetapi memiliki sistem hemal dibuat untuk membantu mendistribusikan makanan ke berbagai bagian tubuh . Distribusi bahan lain (nitrogen limbah , gas terlarut ) dapat dicapai melalui arus dalam cairan selom . Gambar Echinodermata .

 

PowerPoint Presentation:

Transportasi Pada Hewan Vertebrata Sistem peredaran darah pada ikan berupa sistem peredaran darah tertutup dan peredaran darah tunggal . Pada sistem peredaran darah tunggal , darah melalui jantung hanya satu kali dalam satu kali peredaran . Gambar Pisces .

 

PowerPoint Presentation:

Amphibi Sistem peredaran darah pada katak berupa sistem peredaran darah tertutup dan peredaran darah ganda . Pada sistem peredaran darah ganda , darah melalui jantung dua kali dalam satu kali peredaran . Jantung katak terdiri dari tiga ruang , yaitu dua atrium (atrium kanan dan kiri ) dan sebuah ventrikel . Di antara atrium dan ventrikel terdapat klep yang mencegah agar darah di ventrikel tidak mengalir kembali ke atrium. Gambar Amphibi .

 

PowerPoint Presentation:

Reptil Mempunyai sistem peredaran ganda . Jantung kadal terdiri dari empat ruang yaitu serambi kiri , serambi kanan , bilik kiri dan bilik kanan . Pada buaya, sekat ventrikel terdapat suatu lobang yang disebut foramen panizzae y ang memungkinkan pemberian O2 ke alat pencernaan dan untuk keseimbangan tekanan dalam jantung sewaktu penyelam di air. Dari jantung keluar dua buah aorta aorta kanan dan aorta kiri . Aorta kanan keluar dari bilik kiri dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh . Aorta kiri keluar dari perbatasan bilik kiri dan bilik kanan mengalirkan darah ke bagian belakang tubuh . Gambar Reptil .

 

PowerPoint Presentation:

Aves Jantung aves berbentuk kerucut terbalik dan terbungkus oleh selaput jantung (perikardium). Terbagi menjadi 4 ruang, yaitu 2 atrium (atrium dexter/serambi kanan & atrium sinister/ serambi kiri) dan 2 ventrikel (ventrikel dexter / bilik kanan & ventrikel sinister / bilik kiri). Peredaran darah kecil: Darah dari seluruh tubuh yang mengandung karbondioksida mengalir ke ventrikel kanan, lalu dipompa menuju paru – paru. Di paru – paru, karbondioksida dilepaskan dan oksigen diikat. Darah yang mengandung oksigen ini masuk ke atrium kiri lalu menuju ventrikel kiri. Sedangkan pada peredaran darah besar, darah dari ventrikel kiri yang mengandung oksigen mengalir ke seluruh tubuh. Di sel – sel tubuh ini, oksigen dilepaskan dan karbondioksida diikat. Darah yang mengandung karbondioksida ini kemudian dibawa ke jantung . Gambar Aves.

 

PowerPoint Presentation:

Sistem Transportasi pada Manusia Sistem transportasi pada manusia berupa sistem peredaran darah dan sistem limfatik ( peredaran getah bening ).

 

PowerPoint Presentation:

Sistem Peredaran Darah Sistem peredaran darah manusia merupakan sistem peredaran darah tertutup dan peredaran darah ganda . Sistem peredaran darah berfungsi untuk : Mensuplai oksigen (O2) dan sari makanan yang diabsorpsi dari sistem pencernaan ke seluruh jaringan tubuh Membawa gas sisa berupa karbon dioksida (CO2) ke paru-paru Mengembalikan sisa metabolism ke ginjal untuk diekskresikan Menjaga suhu tubuh Mendistribusikan hormon-hormon untuk mengatur fungsi sel-sel tubuh Gambar sistem peredaran darah .

 

PowerPoint Presentation:

Sistem Limfatik ( Peredaran Getah Bening ) Sistem limfatik adalah sistem tubuh yang berperan utama untuk menghasilkan imunitas (kekebalan tubuh). Sistem limfatik tersusun dari cairan limfe yang mengalir di dalam pembuluh limfatik , organ dan jaringan limfatik , dan sumsum tulang merah Gambar sistem limfatik .

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s